Home / Flores & Lembata / Karyawan dan Staf SKH Flores Pos Pertanyakan Laporan Bupati Ende

Karyawan dan Staf SKH Flores Pos Pertanyakan Laporan Bupati Ende

1180 Kali dibaca
Foto : Pater Stef Tupen Witin SVD (Pimpinan Redaksi Flores Pos, Red.) dan Bruder Martin Namang SVD (Pimpinan Perusahaan Flores Pos, Red.) tiba di Mapolres Ende

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT-ENDE. -Seluruh karyawan dan staf Surat Kabar Harian (SKH) Flores Pos hari ini, Selasa (21/02) mendatangi Polres Ende untuk mempertanyakan kejelasan informasi yang berkembang di masyarakat terkait laporan Bupati Ende, Ir. Marselinus Y.W. Petu terhadap Pater Adven Saur SVD yang diduga mencemarkan nama baik bupati melalui akun facebook beberapa waktu lalu.

Rombongan Flores Pos yang dipimpin langsung oleh Pater Stef Tupen Witin SVD (Pimpinan Redaksi Flores Pos, Red.) dan Bruder Martin Namang SVD (Pimpinan Perusahaan Flores Pos, Red.) tiba di Mapolres Ende pada pukul 09.30 WITa dan diterima piket Polres Ende namun harus menunggu 3 jam lebih karena tidak langsung menemui Kasat Reskrim Ende, AKP Jimmi Oktavianus Noke karena saat itu sedang tidak berada di kantor.

Pater Stef di sela – sela menunggu kehadiran Kasat Reskrim di Pos Jaga Mapolres Ende mengungkapkan bahwa maksud kehadiran rombongan Flores Pos ke Polres Ende tidak lain hendak mempertanyakan kejelasan informasi yang berkembang di masyarakat akan laporan Bupati Marsel terhadap P. Adven Saur terkait pencemaran nama baik melalui media sosial facebook beberapa waktu silam.

“Kehadiran kami untuk menanyakan kejelasan atas laporan Bupati Ende, Marselinus Y. W. Petu terhadap P. Adven Saur SVD yang di duga mencemarkan nama baik bupati melalui akun facebook beberapa waktu silam sehingga saat masyarakat menanyakan perihal tersebut kami sudah bisa memberikan penjelasan yang sesungguhnya” katanya.

Sedangkan Kasat Reskrim Ende, AKP Jimmi Oktavianus Noke usai melakukan pertemuan langsung dengan P. Stef dan P. Adven Saur di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa laporan yang dilakukan bupati Ende itu masih dalam tahap penyelidikan sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi yang akurat terkait laporan tersebut.

BACA JUGA  381 ASN Flotim Negatif Menggunakan Narkoba

“Sampai saat ini laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan sehingga kami belum bisa memberikan informasi yang akurat terkait laporan itu” tuturnya singkat. (welano)

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini