Home / News / PPK Bina Marga Flotim Diduga Lakukan Pembatalan Pemenangan Pelelangan Secara Sepihak

PPK Bina Marga Flotim Diduga Lakukan Pembatalan Pemenangan Pelelangan Secara Sepihak

653 Kali dibaca
Foto : Amatus Ola Beda. (PPK)

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Dugaan Konspirasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Bidang Jasa Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur terkait proyek pengerjaan jalan, dengan total nilai 16 milyar mulai tercium aroma negosiasi dibelakang meja.

Hal ini diduga PPK melakukan pembatalan secara sepihak, meskipun Pihak ULP Flotim telah melakukan pengumuman pemenangan pelelangan pada tanggal 4 dan 9 mei 2017.

Dua paket proyek milyar tersebut, masing-masing ruas jalan Waiklibang -Ebak-Riangkeroko dengan nilai total HPS 3 milyar, sedangkan ruas jalan Beloaja- Lamanabi dengan nilai total HPS sebesar 13 milyar.

Berdasarkan hasil pengumuman dari Unit Layanan Pengadaan (ULP), Pemerintah Kabupaten Flores Timur beralamat di jalan Basuki Racmat-Larantuka mengumumkan pemenangan pelelangan pada tanggal 4 mei 2017 dengan nilai Total HPS 3 Milyar, dengan nomor 12/Pokja.BPJ.FLT/DPU.BM/WKL-EB-RKR/V/2017 menyatakan bahwa PT.Talenta Jaya Rentalindo adalah sebagai pemenang lelang dengan harga penawaran terkoreksi Dua milyar sembilan Ratus sembilan Puluh Delapan Juta Rupiah, harga sudah termasuk PPN 10%.

Sedangkan pemenang cadangan 1 adalah PT.Setio Budi Putera, dengan harga penawaran terkoreksi Dua Milyar Sembilan Ratus Sembilan Ribu Rupiah,sydah termasuk PPN 10%.

Hal yang sama juga terjadi pada paket pembangunan jalan Beloaja-Lamanabi dengan nilai total HPS Tiga Belas Milyar Lebih dengan menetapkan pemenang pada tanggal 9 Mei 2017 dengan nomor 09/Pokja.BPJ.FLT/DPU.BM.PJ-BA-LMN-LU/V/2017 dimenangkan oleh PT.Talenta Jaya Rentalindo dengan harga penawaran terkoreksi dua belas milyar sembilan ratus lima puluh juta rupiah sebagai pemenang lelang tunggal.

Namun hal kemenangan tender dua Pokja tersebut tidak diakui oleh PPK Amatus Ola Beda. Kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu 12 juli 2017 menjelaskan bahwa dirinya tidak sependapat dengan hasil penetapan pemenangan lelang oleh ULP.

BACA JUGA  ASN Tertidur Pulas Ketika Wakil Bupati Flotim Membacakan Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi di DPRD.

“Saya tidak sependapat dengan hasil penetapan pemenangan yang ditetapkan oleh ULP, oleh karena itu saya buat telaan ke kuasa pengguna anggaran (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Flotim), jelas Amatus.

Ketika ditanya wartawan terkait alasan dirinya melakukan telaan ke Kuasa Pengguna Anggaran, terkait pembatalan pemenangan tersebut, dirinya hanya bisa mengatakan bahwa itu hanya PPK dan Pengguna Anggran saja yang mengtahuinya.

‘Telaan itu hanya saya dan Kuasa Pengguna Anggran saja yang tau, jadi pihak lain tidak boleh mengetahuinya, ujar Amatus. (dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini