Home / Ekbis / Anton Sogen : Petani Flotim Harus Mampu Mengolah Lahan Pertanianya Sendiri

Anton Sogen : Petani Flotim Harus Mampu Mengolah Lahan Pertanianya Sendiri

290 Kali dibaca
Foto : Kadis Pertanian Flotim

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Pemerintah Kabupaten Flores Timur, melalui Dinas pertanian menyerahkan bantuan berupa sebuah traktor kepada kelompok tani di desa Kecamatan Wotan Ulumado dalam upaya mendukung revitalisasi pertanian. Dimana hal ini dilakukan sebagai upaya pengembangan kawasan agropolitan dalam mengubah kawasan pedesaan menjadi wilayah pertanian.

Hal in disampaikan oleh kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur, Anton Sogen bahwa, Rabu 2 Agustus 2017. Sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian dan terus mendapatkan perhatian serius dari Bupati Antonius Gege Hadjhon.

“Memang benar kata Pak Bupati, bantuan tersebut diharapkan para petani di daerah semakin mudah dan cepat dalam menggarap lahan pertaniannya. Dengan begitu, hasil panen semakin meningkat yang pada akhirnya bisa mewujudkan swasembada pangan nasional, jelas Sogen.

Menurutnya, tentangan kedepan adalah kita berupaya untuk memaksimalkan pemanfaat lahan yaitu dengan mengolah lahan itu sendiri.Bantuan ini merupakan wujud kepedulian nyata dari pemerintah mencanangkan swasembada pangan dengan cara memberikan alat penunjang para petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

“Ini menjadi tantangan bagi Dinas Pertanian kedepan, yang pertama bagaimana kita mengolah lahan itu sendiri, kiranya dengan bantuan traktor dari pemerintah, petani dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian lebih baik, ujarnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait permintaan Bupati Anthon Hadjon menghentikan pestisida dan beralih menggunakan pupuk kompos untuk lahan pertanian, Kadis Pertanian menjelaskan bahwa, kedepannya Pemerintah dalam hal ini dinas terkait harus terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat petani.

Kedepannya para petani menggunakan pupuk kompos untuk membantu peningkatan hasil produktivitas. Dimana secara tidak langsung kelompok tani bisa memanfaatkan tenaga anak-anak muda untuk membuat pupuk organik.

” Dengan demikian menambah penghasilan dan mendatangkan lapangan kerja bagi anak-anak muda pembuatan pupuk kompos. Dimana para petani dapat membelinya untuk pertanian,pungkas Anton

BACA JUGA  Kades Lewolaga Diduga Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah

Salah satu penerima bantuan traktor dari Kelompok Tani Desa OyangBarang Kecamatan Wotan Ulumado, mengaku senang kelompok taninya mendapatkan bantuan traktor yang sudah lama dinantikan.(dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini