Home / Flores & Lembata / Karyawan SPBU 01 Larantuka Berbusana Lamaholot di HUT RI ke 72

Karyawan SPBU 01 Larantuka Berbusana Lamaholot di HUT RI ke 72

346 Kali dibaca
Foto :Karyawan/ti SPBU Larantuka

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA-Setiap tahun, banyak cara dan bentuk yang dilakukan oleh masyarakat dalam memeriahkan dan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Ada yang menggelar perlombaan dan ada pula yang menggelar festival budaya. Begitu pula yang terjadi pada tahun ini atau saat seluruh masyarakat Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017.

Di Flotim, seluruh karyawan/karyawati Sub Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 01 Larantuka merayakan HUT RI dengan mengenakan busana adat Lamaholot saat melayani para konsumen SPBU tersebut, Kamis (17/8/2017).

Pelaksana Harian SPBU 54 862 01 Larantuka, Kabupaten Flotim, Petrus Lewar, kepada wartawan, Kamis (17/8/2017), mengenakan busana adat Lamaholot saat merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 72 merupakan salah satu bentuk mencintai budaya sendiri.

“Ini merupakan salah satu bentuk kami merayakan HUT RI ke 72 tahun 2017. Semua karyawan/ti mengenakan busana adat Lamaholot saat selama seharian dalam melayani konsumen SPBU,” katanya.

Selain itu, kata Petu Lewar, juga merupakan salah satu bentuk mencintai budaya sendiri. Indonesia itu negara besar yang mempunyai kekayaan budaya, suku bangsa, bahasa yang sungguh luar biasa. Kekayaan ini mesti tetap terpelihara dan dijaga oleh semua termasuk karyawan/wati SPBU 01 Larantuka.

“Kami merayakan kemerdekaan dengan mengenakan busana adat. Ada juga dengan cara lain. Ini yang bisa kami buat dan lakukan untuk menunjukan cinta pada budaya sendiri dan yang lebih besar lagi, yakni kebhinekaan Indonesia,” katanya.

Disaksikan TimurNTT, sepanjang hari sejak pagi hingga malam, karyawan/wati SPBU 01 Larantuka yang berada di pusat Kota Larantuka tidak seperti biasanya mengenakan busana wajib berwarna merah. Seluruh karyawan/wati mengenakan busana adat Lamaholot, berupa baju “kwatek” untuk wanita dan “Nowing” untuk pria.(dor)

BACA JUGA  IUP HKm Pengakuan Negara Terhadap Pengelolaan Hutan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini