Home / Flores & Lembata / Poktan Gelekat Tani Siap Jadi Pemasok Tomat di Flotim

Poktan Gelekat Tani Siap Jadi Pemasok Tomat di Flotim

290 Kali dibaca
Bupati Flotim saat meninjau tanaman Holtikultura di desa Lewokeleng

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Menjadi petani itu sangatlah mulia dan hebat apalagi hasilnya tidak hanya dinikmati oleh petani itu sendiri, tapi hasilnya juga bisa dinikmati oleh banyak orang. Hal itulah menjadi komitmen yang sedang tumbuh subur dalam diri para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Gelekat Tani, Lewokeleng, Desa Lewokeleng, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Kini, setelah melihat keberhasilan dan usaha tani tanaman holtikultura di atas lahan seluas 4 hektar itu, para petani dampingan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Flotim ini, mereka berkomitmen dan siap menjadi pemasok hasil tanaman holtikultura terutama tomat di pasaran Kabupaten Flotim. Di atas lahan tersebut, selain tomat, Pokta Gelekat Tani yang beranggotakan 30 orang petani tersebut menanam cabe, terung, tembakau, dan sayuran lainnya.

“Untuk sementara 4 hektar dulu. Ke depan, kami berencana mengelolah lahan 16 hektar. Semua lahan itu dikelola, maka kami siap menjadi pemasok tomat dan tanaman holtikultura lainnya di wilayah Flotim,” kata Ketua Poktan Gelekat Tani, Petrus Ola, Sabtu (19/8), saat Bupati Flotim, Antonius Hubertus Gege Hadjon berkesempatan meninjau langsung lahan 4 hektar yang sudah ditanami tomat, terung, cabe dan holtikultura lainnya.

Ketika bertemu dengan kelompok tani yang sedang melakukan aktivitas di lahan seluas 4 hektar tersebut, Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Flotim, Antonius Wukak Sogen dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Damian Adar, seakan tidak percaya dengan apa yang disaksikannya, karena di atas lahan tersebut dipenuhi tanaman tomat, padi, terung dan tanaman holtikultura lainnya yang tumbuh dengan begitu subur dan ada yang siap dipanen.

Bupati Anton Hadjon mengatakan, perkebunan tanaman holtikultura Poktan Gelekat Tani, tersebut patut menjadi contoh bagi para petani lain di wilayah Kabupaten Flotim. Hasil tanaman yang dilakukan oleh Poktan Gelekat Tani sungguh luar biasa dan sekaligus membuktikan bahwa para petani Flotim bisa menghasilkan hal yang luar biasa bagi peningkatan kehidupan ekonominya.

BACA JUGA  Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan Ramaikan Ayo Bangun NTT

Pemerintah, kata Anton Hadjon, akan secara terus menerus mendampingi dan melakukan berbagai terobosan demi mencapai misi Selamatkan Tanaman Pertanian dan misi besar menjadikan petani Flotim hidup sejahtera dari potensi alam yang dimiliki. “Semoga perkubunan Holtikultura ini menjadi contoh bagi petani lainya di wilayah Flores Timur. “Ini luar biasa. Petani bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi keluarga dan orang lain,” katanya.

Informasi yang diperoleh TimurNTT.Com, hasil tanaman pertanian di atas lahan seluas 4 hektar tersebut, saat ini dipasarkan di Flotim. Para petani terutama Poktan Gelekat Tani masih sangat membutuhkan perhatian dan sentuhan dari Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan dalam upaya peningkatkan produktifitas dan kualitas hasil tanaman mereka. (dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini