Home / Flores & Lembata / Wabup Flotim Agus Boli Sidak Pengangkutan Kapal Tol Laut

Wabup Flotim Agus Boli Sidak Pengangkutan Kapal Tol Laut

348 Kali dibaca
Foto : Wakil Bupati Flotim,Agustinus Payong Boli (Kamija Biru,membelakangi lensa) Sidak Kapal Tol Laut

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Wakil Bupati Kabupaten Flores Timur, Agustinus Payong Boli,SH, Senin (21/8/2017) malam sekitar pukul 22.30 hingga Selasa ,(22/8/2017) pukul 02.30 Witeng dini hari melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kapal Tol Laut Nusantara Satu guna melihat langsung muatan barang dalam kapal tersebut dan aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Laut yang berlokasi di pusat Kota Larantuka tersebut.

Sidak tersebut dilakukan Wabup Agust Boli, karena begitu banyak pengaduan dan keluhan dari masyarakat terkait dampak kehadiran kapal tol laut di Larantuka, Kabupaten Flotim. Selama lebih dari satu tahun kapal tol laut hadir di Larantuka, harga sembako di pasaran Flotim tetap melambung tinggi. Padahal, tujuan kehadiran kapal tol laut yang merupakan salah satu program andalan Presiden Jokowi tersebut untuk menekan harga dan ketersediaan sembako di daerah terpencil dan terluar termasuk Flotim.

Disaksikan TimurNTT.Com, tiba di Pelabuhan, Agust Boli yang datang menggunakan Mobil Dinas EB 5 C itu, langsung menemui Kepala Unit Pelabuhan Kelas (UPK) 3 Larantuka, Simon B. Baon. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Flotim ini membuat Kepala UPK 3 Larantuka, Simon B. Baon dan staf yang bertugas malam itu, kaget. Pada kesempatan itu, Simon B Baon, menjelaskan berbagai regulasi, kewenangan dan otoritasnya di Pelabuhan tersebut.

“Kami tidak punya kewenangan membuka dan mengecek barang dalam kontainer. Kewenangan kami memantau dan mengawasi aktifitas bongkar muat dari kapal ke pelabuhan. Isi dalam kontainer itu kewenangan Perindustrian dan Perdagangan,” kata Simon Baon, menjelaskan.

“Saya datang untuk melihat langsung muatan barang yang ada di kapal tol laut yang sandar dan aktivitas bongkar muat barang dari kapal tol laut di Pelabuhan Larantuka.” “Harga sembako di Flotim tetap saja melambung, padahal sudah ada kapal tol laut sudah satu tahu masuk Larantuka. Saya mau lihat barang yang dibawah kapal tol ini. Saya duga kuat ada mafia dan monopoli pengangkutan,” kata Agust Boli, kepada Kepala UPK 3 Larantuka, Simon.

BACA JUGA  Mgr Anton Subianto: Taman Doa Fatima Larantuka Sungguh Luar Biasa

Setelah melalui pembicaraan tersebut, Wabup Agust Boli didampingi Kepala UPK 3 Larantuka, Simon Baon, naik ke kapal tol laut tersebut dan bertemu dengan Kapten Kapal Raymond Arthur untuk menanyakan manifesto barang yang diangkut kapal tersebut. Kapten Kapal Raymond Arthur menjelaskan tugas dan kewenangannya, bahwa pihaknya hanya mengangkut barang dari pelabuhan pengiriman sampai di pelabuhan tujuan.

“Semua kontainer sudah disegel saat dinaikan dalam kapal ini. Tugas kami mengangkut kontainer yang berisi barang. Kalau soal barang yang ada dalam kontainer, itu kami tidak tahu,” kata Raymond.

Wabup Agust Boli meminta semua pihak, baik pengusaha, kapal tol laut, otoritas pelabuhan dan pihak kepolisian serta pihak-pihak terkait lainnya untuk bersama pemerintah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap jasa angkutan kapal tol laut yang disubsidi pemerintah pusat tersebut. Ia secara tegas meminta semua pihak untuk memanfaatkan kehadiran tol laut sesuai tujuan peruntukannya.

“Saya minta kita semua bekerja sesuai dengan peruntukannya. Kapal Tol Laut ini bertujuan untuk menekan harga dan ketersediaan sembako. Saya minta semua pihak membantu pemerintah daerah dengan tidak melakukan tindakan melawan hukum dari kehadiran tol laut. Saya berharap tidak ada mafia dan monopoli dalam pengangkutan barang menggunakan tol laut. Saya dan Pak Bupati Anton Hadjon akan bertindak tegas, jika ditemukan hal-hal yang melawan hukum dari tujuan dan peruntukan kapal tol laut ini,” katanya.(dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini