Home / Flores & Lembata / Bupati Flotim : KKBPK Menerapkan Revolusi Mental Berbasis Keluarga

Bupati Flotim : KKBPK Menerapkan Revolusi Mental Berbasis Keluarga

176 Kali dibaca
Ketua Pantia,Yulian Mitak sedang membacakan laporan Panitia

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi bagian utama dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.Dimana dalam dimensi pembangunan manusia, BKKBN berperan melakukan revolusi karakter bangsa yang merupakan agenda prioritas Cita ke 8.

Bupati Anton Hadjon mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Flotim, Petrus Pemang Liku, Rabu (30/8). Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) harus dapat menerapkan revolusi mental berbasis keluarga, sehingga para orang tua sejak dini dapat menanam nilai-nilai integritas, etos kerja serta gotong royong kepada anak-anaknya.

“Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”. “Kampung KB” yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo pada Januari 2016 merupakan salah satu wujud nyata membangun program KKBPK dari pinggiran dan desa dalam kerangka NKRI.

Pembangunan keluarga, katanya, dilaksanakan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan mendorong keluarga agar dapat melaksanakan fungsi-fungsi keluarga secara optimal yang operasionalisasinya melalui wadah Kelompok Kegiatan (Poktan) yang dibentuk untuk membekali setiap keluarga dengan berbagai informasi yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan siklus hidup manusia, seperti Poktan Bina Keluarga Balita (BKB), Poktan Bina Keluarga Remaja (BKR), Poktan Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Poktan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UP2KS).

“Program KKBPK harus mengutamakan pada wilayah-wilayah dengan kriteria tertentu seperti daerah miskin, padat penduduk, wilayah nelayan, kumuh perkotaan, dan daerah tertinggal lainnya, dimana pada umumnya di wilayah-wilayah tersebut, capaian program KKBPK belum berhasil dengan optimal,” katanya.(dor)

Komentar Anda?

BACA JUGA  Malas Mengikuti Apel Kesadaran, Bupati Flotim Lakukan Absen Setiap SKPD

Tags :

Bagikan Halaman ini