Home / Flores & Lembata / Likotuden Flotim Kampung Pertanian Sorgum

Likotuden Flotim Kampung Pertanian Sorgum

325 Kali dibaca
Foto : Kadis Pertanian Flotim (kiri) bersama Rombongan Kementerian Pertanian Mencicipi Mie berbahan Sorgum

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.- Jalannya tak beraspal,debu jalanan menjadi pemandangan.Sebuah kerinduan setetes aspal bagi 65 kk yang menghuni dusun Likotuden kecamatan Demopagong, Kabupaten Flores Timur. Likotuden jauh dari keramaian layaknya sebuah kota, kini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten,Propinsi hingga Pemerintah Pusat dengan pembudidayaan sorgum hingga menciptakan produksi dari sorgum itu sendiri.

Profesor Nur Richana,dari kementerian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen dalam dialog dengan masyarakat,Selasa (12/09) menjelaskan bahwa, tanaman sorgum memiliki kandungan gisi dengan nilai lemak 2,80%, Protein 9,84%, Karbohidrat 76,34%,Serat Pangan 6,72%, Antosianim 46,2ppm serta Energi 369,90Kkal/100g.Dengan demikian tanaman sorgum menjadi sangat bermanfaat untuk kesehatan.

“Sorgum sangat bermanfaat untuk kesehatan, dapat memperlancar ASI,sanagat baik untuk penderita diabetes, dapat mencegah beberapa jenis kanker,serta kandungan serat yang tinggi untuk membantu kesehatan jantung dan masih banyak manfaat lainya, ungkap Prof.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Peternakan Kabuapaten Flotim, Ir.Antonius Wukak, menjelaskan dengan melihat kondisi alam , Likotuden menjadi lahan contoh pertanian Sorgum di Flores Timur. Terhitung hingga tahun keempat pada 2017, tanaman sorgum telah menghasilkan ratusan ton dibandingkan dengan tanaman jagung dan padi.

“Likotuden menjadi kawasan tanaman Sorgum di Flores Timur, hasil dari sorgum bukan hanya dikonsumsi masyarak lokal saja, tetapi sebagaian besar telah dikirim ke luar NTT.”Likotuden menjadi kampung pertanian baru, jelas Wukak.

Pantuan Wartawan Timurntt.com di dusun Likotuden, Tim Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen, Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Nur Richana, MS memberikan pelatihan pembuatan mie, brownies dan snack bar berbahan dasar tepung Sorgum. Dengan pendampingan dan pelatihan secara langsung, kini masyarakat likutuden telah berhasil menciptakan beraneka panganan hingga dikemas secara baik dan akan dipasarkan di wilayah Flores Timur.

BACA JUGA  Pipa Jaringan Air Bersih Magepanda Digondol Maling

Usaha pegiat pertanian, Maria Loretha bersama Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Keusukupan Larantuka yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Flores Timur juga mengungkapkan, apresiasi terhadap perhatian pemerintah dalam memajukan usaha pertanian Sorgum, dari pembibitan hingga pengadaan mesin dan fasilitas lainya dalam pengolahan sorgum.

“Terimkasih untuk pemerintah yang telah berupaya membantu semua fasilitas.Dan pesan saya untuk masyarakat Flores Timur,”Jangan malu mengkonsumsi Sorgum, karena sorgum bukan untuk pakan ternak, tetapi sangat baik untuk kesehatan manusia. (dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini