Home / Flores & Lembata / Taman Doa Bukit Fatima, Ziarah Baru Kota Larantuka

Taman Doa Bukit Fatima, Ziarah Baru Kota Larantuka

318 Kali dibaca
Taman Doa Bukit Fatima Larantuka

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Larantuka, Kota Tua di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Flotim) selalu identik dengan ziarah rohaninya yang mendunia. Selain Semana Santa Larantuka yang mendunia dan dirawat hingga lebih berusia lebih dari lima abad lamanya, kini Larantuka mempunyai tempat ziarah baru, Taman Doa Bukit Fatima.

Tempat ziarah rohani baru Taman Doa Bukit Fatima berlokasi di San Dominggo, Kelurahan Larantuka, Kecamatan Larantuka. Taman Doa Bukit Fatima dibangun sejak tahun 2014. Peletakan batu pertama pembangunan Taman Doa tersebut dilakukan oleh Walikota Qurem-Fatima, Portugal Paolo Fonseca. Di Taman Doa Bukit Fatima ditahtakan arca Bunda Maria Fatima berada dalam Kapel Fatima.

Di bagian kiri dan kanan Kapela Maria Fatima terdapat patung Malaikat Gabriel dan Malaikat Rafaeil. Pada bagian pintu masuk ada patung Malaikat Mikhael. Di bagian depan dan sekeliling Kapela Maria Fatima terdapat puluhan bangku-bangku duduk terbuat dari semen.

Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr, kepada media ini mengatakan, Taman Doa Bukit Fatima di Larantuka merupakan salah satu realisasi dari program kerjasama Sister City, Kabupaten Flotim dengan Kota Qurem-Fatima, Portugal. Dan pembangunannya merupakan kerjasama Keuskupan Larantuka dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Flotim.

“Kapela Fatima, Sakramen Mahakudus, dan patung-patung yang ada di Taman Doa Bukit Fatima didedikasikan untuk Bunda Maria Fatima. Semua yang dihadirkan di Taman Doa Bukit Fatima mempunyai nuansa religius dalam makna ziarah kehidupan sebagai umat beriman,” kata Uskup Frans Kopong.

Uskup Frans Kopong menjelaskan, Patung Malaikat Mikhael yang berada di pintu masuk bukit doa Fatima mengingatkan peziarah bahwa dalam kehidupan kita sebagai manusia, Allah yang menciptkan kita dan hanya pada Allah kita sembah. Malaikat Mikhael merupakan pemimpin bala tentara surga.

Patung Malaikat Gabriel, jelas Uskup Fransiskus Kopong, membawa dan mewartakan kabar sukacita kehidupan. Kita semua diingatkan untuk kabar sukacita dalam kehidupan. Patung Malaikat Rafael, merupakan tabib penyembuhan. Dia (Gabriel) adalah utusan Allah untuk menyembuhkan sakit fisik dan luka-luka kehidupan kita.

“Larantuka sudah masuk dalam daftar santuarium dunia. Hadirnya Taman Doa Bukit Fatima di Larantuka dengan sendirinya tercatat sebagai tempat ziarah rohani Fatima secara internasional. Semoga dari Taman Doa Bukit Fatima, kita bisa mendapat keteduhan dan mewartakan kabar sukacita,” katanya.

Tidak jauh dari Kapela Maria Fatima terdapat Salib Yubelium yang ditahtakan pada tahun 2000. Taman Doa Bikti Fatima berada di bukit sehingga sangat nyaman dan sepih. Taman Doa Bukit Fatima, sangat cocok untuk berziarah. Karena menjadi ziarah baru jika berada di Kota Larantuka. Dari bukit tersebut pemandangan lepas bisa sampai pantai dan melihat leluasa, Pulau Adonara dan Pulau Solor. (*)

BACA JUGA  WTM : Deklarasi Jiro Jaro

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini