Home / Flores & Lembata / Uskup Frans Kopong Luncurkan Buku Sejarah Keuskupan Larantuka

Uskup Frans Kopong Luncurkan Buku Sejarah Keuskupan Larantuka

310 Kali dibaca
Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr menyerahkan buku Sejarah Keuskupan Larantuka karya Romo Eduard Jebarus, Pr, kepada para Uskup yang hadir saat peluncuran di Gedung Multieventhall, Sarotari, Senin (30/10) malam.

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA–Uskup Keuskupan Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr, Senin (30/10) malam, meluncurkan (launching) buku berjudul Sejarah Keuskupan Larantuka. Buku yang diluncurkan Uskup Mgr Fransiskus Kopong di Gedung Multievent Hall, Sarotari, Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, merupakan buku karya penulis Romo Eduard Jebarus, Pr.

Mgr Fransiskus Kopong pada saat itu mengatakan Keuskupan Larantuka dan umat dengan senang hati menyambut buku sejarah Keuskupan tersebut. Sebagai Uskup, Mgr Fransiskus Kopong menyampaikan apresiasi dan penghargaan pada Romo Eduard Jebarus, Pr yang telah menulis sejarah Keuskupan Larantuka.

“Romo Edu Jebarus jadikan persembahan yang sangat berharga. Karya besar dan penting yang dipersembahkannya. Saya patut berterima kasih,” katanya. “Ini orang dari Manggarai, tapi kalau baca buku-bukunya, Romo Edu Jebarus orang Keuskupan Larantuka. Ini adalah karya besar dari seorang iman pada Keuskupan ini,” kata Mgr Fransiskus Kopong.

Buku Sejarah Keuskupan Larantuka tersebut, kata Mgr Fransiskus Kopong, merupakan persembahan karya yang teramat penting dan berharga yang dipersembahkan oleh Romo Eduard Jebarus, Pr, bagi gereja lokal Keuskupan Larantuka. Buku ini menjadi penting dan berharga lagi karena diluncurkan pada saat sehari sebelum peristiwa pemberkatan dan pengresmian Taman Doa Bukit Fatima Larantuka.

“Buku Sejarah Keuskupan Larantuka yang diluncurkan ini sangat penting dan berharga bagi kita sebagai pewaris dan penerus sejarah Keuskupan. Saya juga persembahkan buku ini untuk umat dan semua yang mau membacanya,” katanya.

Hadir saat itu, Sekretaris Jenderal Konferensi  Wali gereja Indonesia (KWI), yang juga Uskup Bandung, Mgr Anton Subianto Bunyamin, OSC, Uskup Agung Ende, Mgr Vinsensius Sensi Potokota, Pr, Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur, OFM, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Flotim, Petrus Pemang Liku mewakili Bupati Flotim, Penulis Buku Romo Eduard Jebarus, Pr, imam se Keuskupan Larantuka, para biarawan, biarawati, sesepuh masyarakat Flotim-Jakarta, Yakob Riberu dan undangan lain. Mantan Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin, hadir dan diberi kesempatan membeda isi buku itu. (*)

BACA JUGA  Kerjasama FORKOM P2HP Flotim dan Tim Dokter Layani Pengobatan Secara Gratis

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini