Home / Flores & Lembata / UPT  Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Flores Timur Kembangkan Pariwisata Alam Desa Boru Kedang

UPT  Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Flores Timur Kembangkan Pariwisata Alam Desa Boru Kedang

210 Kali dibaca
Servulus Satel Demoor,S.HuT (Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Flores Timur

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM,LARANTUKA. Kawasan hutan lindung menjadi ciri khas tertentu, baik di darat maupun diperairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Kawasan hutan lindung  juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidpan .

Hal ini digagas oleh UPT Flotim  dengan program kerja, penataan areal kerja  hutan kemasyarakatan untuk kesejahteraaan masyarakat di desa Boru Kedang, kecamatan Wulanggitang. Dalam sambutannya, kepala UPTD KPH Flores Timur, Servulus Satel Demoor,S.Hut (5/12.2017) di balai desa Boru kedang menjelaskan bahwa, Kawasan Hutan Lindung yang berada di desa Boru Kedang akan dikembangkan menjadi kawasan wisata alam sebagai langkah mendukung percepatan pembangunan, dengan menentukan titik destinasi air terjun sebagai lokasi kunjungan wisata.

Pariwisata alam saat ini sedang marak didiskusikan sebagai salasatu jasa hutan yang layak dikembangkan. Dengan Pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam dikawasan hutan lindung secara langsung akan berdampak pada pengembangan pariwisata hutan dan konservasi alam.

“Pengembangan berbasis multi steakholder dan masyarakat, akan menumbuh kembangkan enterprener lokal atapun pemimpin lokal yang memahami bagaimna menciptakan program paket wisata menjadi daya tarik kekuatan lokasi wisata tersebut, jelas Demoor.

Lanjutnya, masyarakat  dapat memanfaatkan areal hutan lindung untuk tanaman berupa pala,lada, kopi dan lain-lain asalkan  tidak merubah fungsi hutan itu sendiri, agar fungsi ekologi yang menyangkut kesuburan tanah dan tata air dapat tetap berjalan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat sekitar, ungkapnya.

Wisata kawasan hutan diperuntukan secara khusus, dibina dan dipeliharan guna kepentingan pariwisata yang memiliki keindahan alam dan ciri khas tersendiri, sehingga dapat di manfaatkan bagi kepentingan rekreasi masyarakat.(go)

 

Komentar Anda?

BACA JUGA  Beringin Tumbang Depan DPRD Flotim

Tags :

Bagikan Halaman ini