Home / Flores & Lembata / Kepsek SMPN 1 Larantuka Resmi Diberhentikan

Kepsek SMPN 1 Larantuka Resmi Diberhentikan

578 Kali dibaca
Foto: Wakil Bupati Flotim,Agustinus Payong Boli memberikan SK pemberhentian kepada Kepsek SMPN 1 Larantuka

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Larantuka,Kabupaten Flores Timur ,Marselinus Unu Fernandez, resmi diberhentikan dari jabatannya. Hal ini merujuk dari desakan Forum Guru dan Pegawai,yang  mengungkapkan sejumlah kekecewaan terhadap kepala sekolah. Kepsek  dinilai sangat tertutup dan sering mengancam pribadi setiap pegawai, penolakan terhadap kehadiran tim aksesor Badan Akreditasi serta pengelolaan sejumkah uang yang terkesan tidak transparan.

Tindakan tegas yang dilakukan Pemerintah kabupaten Flores Timur untuk memberhentikan Marselinus dari jabatan adalah langkah yang tepat untuk menyelamatkan kepentingan banyak orang.Hal dibuktikan dengan penyerahan SK nomor BKPP.821.12/36/PKM/2018 ,pemberhentian Marselinus dari jabatannya sebagai kepala sekolah SMPN 1 Larantuka,selasa 12 maret 2018 pukul 19.30 Wita.

Wakil Bupati Flores Timur,Agustinus Payong Boli  sendiri menyerahkan SK pemberhentian Marselinus dari Kepsek, disaksikan oleh Kadis PKO, Bernadus Beda keda dan Kabid Penilaian kinerja dan Mutasi(BKPP) Paulus Kwaka Waton.Penyerahan SK yang dilakukan oleh Wakil Bupati sebagai bentuk penghargaan setelah Kepsek SMPN 1 Marselinus Fernandez menyatakan dan menerima keputusan dengan iklas.

“Benar saya sendiri yang memberikan SK pemberhentian Marselinus Fernandez, sebagai bentuk penghargaan kepada beliau.”Dimana putusan SK itu diterima dengan iklas oleh Fernandez demi normalisasi KBM siswa yang berjumlah ribuan , ungkap Wakil Bupati.

Lebih lanjut Payong Boli kepada wartawan menjelaskan,   pemberian SK pemberhentian Kepsek dilakukan, karena mengiangat kepentingan banyak orang.Dimana tetap menjaga proses  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) apalagi kelas persiapan menghadapi ujian nasional di bulan april tahun 2018 mendatang. Pemberhentian Kepsek SMPN 1 menjadi bagian pembelajaran untuk sekolah yang lain.

“Langkah ini segera diambil untuk menjaga KBM tetap berjalan normal,apalagi kelas persiapan yang mau menghadapi ujian Nasional.”Sambil menunggu pak Bupati pulang dari tugas untuk menandatangani SK Bupati untuk Kasek definitif.” sekolah yang berdampak pada KBM dan kerugian buat siswa dan siswi harus diberi sanksi yang tegas,jelas Agus.

BACA JUGA  Senator Iban Dukung Marthen Dira Tome jadi Gubernur NTT

Disisi lain,Wakil Bupati memberi hormat pada Marselinus yang siap menerima keputusan pemberhentianya dari jabatan kepsek demi masa depan siswa dan siswi SMPN 1 Larantuka. Untuk diketahui bersama,kepsek SMPN 1 diangkat PLT Yohana Kolin dan Marselinus Fernandez menjadi staf PKO Flotim.(dor)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini