Home / News / Yosef Lewoama : Janji Albert Sinour dan Alex Ofong Hanya Bersifat Retorika

Yosef Lewoama : Janji Albert Sinour dan Alex Ofong Hanya Bersifat Retorika

389 Kali dibaca
Yosef lewoama menyerahkan peryataan sikap

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Usai membacakan sikap politik, Yosef lewoama langsung menyerahkan peryataan sikap kekecewaan putusan partai Nasdem yang tidak mengakomodir Martinus Ola Boro kepada Hendrikus Riberu, selaku Wakil Ketua bidang ekonomi Partai Nasdem Kabupaten Flores Timur, Sabtu 21 juli 2018.

Hendrikus Riberu saat menerima peryataan sikap tersebut menyampaikan bahwa, kami akan menerima surat peryataan sikap ini, dan akan meyerahkan kepada DPD,DPW dan DPP Partai Nasedem.Dimana  secara etika hal ini segera kami melaporkan kepada ketua DPD Partai Nasdem.

”Tentunya tidak menghalangi aspirasi ini sampai ke DPP. “Saya  berharap teman-teman –teman dari Wotan Ulumado (pulau Adonara) bisa membantu melakukan  komunikasi dengan DPP, terkait dengan tindakan DPD mendaftarkan saudara Viktus Pehang  yang namanya terdaftar dalam lampiran SK terdahulu, tetapi didaftarkan bukan  berdasarkan SK yang terakhir, ungkap Riberu.

Riberu juga mengungkapkan bahwa,  ada satu hak yang telah dilanggar oleh DPP partai Nasdem,  bahwa SK DPP yang terakhir yaitu SK perubahan atas SK terdahulu. Dimana di SK  itu merupakan satu-satunya yang memuat nama saudara Martinus Ola Boro sebagai salahsatu dari 4 calon legeslatif yang berada di dapil tiga,yang meliputi kecamatan Wotan Ulumado,Adonara Barat dan Adonara Tengah.

Tentunya akan dipahami bahwa,  SK yang terakhir adalah menjadi SK yang sah karena akan menggugurkan SK sebelumnya. Disitulah fakta politik, dimana Ketua DPD harus mendaftarkan nama sesuai dengan SK yang terakhir.

 Untuk dapil lainya tidak ada masalah, karena namanya tetap sama,namun untuk dapil tiga di SK perubahan telah memuat nama Martinus Ola Boro,kemudian digantikan dengan nama Viktus pehan. Hal ini pasti ketua DPD mempunyai alasan mendaftarkan Viktus pehan.

Saya mau katakana bahwa, apa yang dari teman-teman wotan ulumado sampaikan adalah benar adanya, karena sudah menjadi hak Martinus Ola Boro untuk didaftarkan di Komisi Pemilihan Umum. Oleh karena itu, dalam konteks inilah kami menerima kehadiran bapa –bapa dari wotan ulumado.

BACA JUGA  Terlambat Masuk Kerja,Bupati Flotim Segel Empat OPD

Dalam dialog tersebut, Yosef Lewoama memaparkan sejumlah kejanggalan terkait penerbitan SK. Karena memperhatikan  regulasi dari KPUD, teryata dalam pendaftran itu hanya satu kali saja, sehingga apabila sudah memasukan SK lama, berarti saudara victus pehan akan diakomodir. Oleh karena itu, kami  mau menuntut, bahwa SK 284B yang menjadi SK perubahan itu harus dilaksanakan. “Kami  menuntut, karena tokoh-tokoh politikus yang kotor ini telah melanggar aturan, sehingga kami meminta  segera dilengserkan,tegas Lewoama.

Yosef juga menuding, janji-janji mereka akan mengakomodir Martinus Ola Boro, itu adalah janji yang bersifat retorika hanya pembohong belaka. Sebuah  janji yang tidak bisa di percaya, karena sesuai dengan regulasi KPUD, pendaftaran hanya dilakukan satu kali saja.

Dengan persoalan ini, kami menyatakan kekecewaan kami dan meminta kepada DPP segera melengserkan ketua pimpinan partai yang mementingkan pribadi dan mematikan restorasi. ‘ Janji mereka hanya bersifat retorika dan pembohong, tegasnya.

Tak segan-segan yosef juga membeberkan bahwa, Ignas Tukan  merasa takut bersaing dengan kandidat berasal dari wotan ulumado. Karena Martinus Ola Boro  telah menunjukan kinerja yang baik memenangkan Pilgub Victorjos dengan angka kemenangan yang signifikan di kecamatan Wotan Ulumado.

“Kami telah menujukan kepada partai nasdem, bahwa kami penuh dengan integritas,militansi dan memberikan yang terbaik, kenapa balasan dari tokoh-tokoh politik yang kotor ini telah memberikan kekecewaan . Aspirasi ini segera ditindak lanjuti dan akan mengrimkan surat ke Mahkamah partai untuk mengadili  mereka yang kotor.

Informasih yang dihimpun wartawan di sekertariat Partai Nasdem Flores Timur,sejumlah struktur DPD juga menyatakan kekecewaan terhadap ketua DPD dan  menuntut kejelasan tindakan yang dilakukan oleh Alexander Take Ofong selaku sekertaris  Wilayah Partai Nasdem NTT dan ketua DPD didalam menghantarkan nama-nama untuk didaftrkan di KPU,justru tidak berdasarkan SK yang terakhir (SK perubahan).Dengan fenomena ini,  akan merusak perolehan suara partai nasdem di pemilihan legislative di tahun 2019 mendatang.(DOR)

BACA JUGA  Adinda Leburaya: HIV-AIDS Tanggungjawab Kita Bersama

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini