Home / Flores & Lembata / Dua Unit Laptop Milik DPPKAD Flotim Di Gasak Maling

Dua Unit Laptop Milik DPPKAD Flotim Di Gasak Maling

444 Kali dibaca
Foto : Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA.-Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan kekayaan Aset Daerah  Kabupaten Flores Timur, pada tanggal 15 Oktober  dikejutkan dengan aksi pencurian dua unit laptop milik staf di bagian akuntasi saat jam kerja.  Aksi nekat pencuri dilakukan saat jam kerja pada jam 12.15 ketika staf pada ruangan tersebut sedang istirahat makan siang.

Kapolres Flotim, melalui Kasat Reskrim AKP.Joni Sihombing, SE,SIK,MM kepada wartawan, Selasa, 23 oktober membenarkan aksi pencurian pada dinas keuangan Kabupaten Flores Timur dengan nomor laporan polisi LP/189/X/2018/NTT/Res Flotim. Sihombing menjelaskan bahwa sesuai dengan pemeriksaan beberapa saksi mengungkapkan bhawa,  aksi pencurian dua unit laptop dengan merek Azus berwarna silver dan Toshiba  berwarna silver adalah milik kantor keuangan. Bukan hanya laptop saja yang digasak pencuri, tetapi dua buah unit handphone merek nokia berwarna silver dan hitam biru diambil sang maling. “Benar ada laporan kehilangan dua unit laptop milik Dinas Keuangan serta dua buah handphone milik staf di ruangan akutansi, jelas Sihombing

Lanjutnya, aksi pencuri masuk kedalam ruangan akutansi pada saat jam istirahat, yang mana pada saat itu pintu tidak dikunci sehingga pelaku masuk dan mengambil barang-barang tersebut. Pada saat pelaku sedang mengambil laptop,staf (korban)tersebut sempat menegur pelaku tetapi pelaku tersebut  tetap berjalan keluar ruangan dan sempat menabrak staf. “Staf sempat menegur korban, namun pelaku tetap berjalan keluar sambil membawa barang hasil curian bahkan pelaku juga menabrak korban, jelasnya. Pihak kepolisian Polres Flotim sedang melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi.

Sementara itu, PLT Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan kekayaan Aset Daerah Flotim, Yosep A.S Pehan Keraf kepada wartawan di ruang kerja menjelaskan bahwa, telah terjadi kehilangan dua laptop milik  keuangan pada ruang kerja bagian akutansi. Menurutnya, pada saat kejadian tersebut dirinya sedang mengikuti rapat di DPRD. Ketika mendapat telepon dari staf bahwa ada pencurian, 15 menit kemudian dirinya tiba di kantor.

BACA JUGA  Paket Bereun Minta Restu di Rumah Adat Desa Waihelan Rita Wolo Flotim

Kepada wartawan Keraf menguraikan cerita sesuai apa yang didengar dari stafnya tersebut. Pada saat kejadian, ada beberapa pegawai keluar untuk istirahat jam makan, dan hanya satu staf yang tetap di ruangan kerja. Pada saat staf tersebut melakukan koordinasi, setelah selesai lakukan koordinasi , staf tersebut kembali ke ruangan kerjanya dan melihat pelaku pencurian berada dalam ruangan akutansi. ” Staf tersebut langsung menegur pencuri yang sedang membuka power suplay yang berada di belakang laptop staf. Staf tersebut sempat menegurnya, “kenapa ambil”  namun pencuri itu menolaknya dan langsung keluar ruangan dan kabur, jelas Cipto menirukan cerita stafnya. Namun sebelum menanyakan kronologis aksi pencurian tersebut, Keraf lebih dahulu menayakan pada staf, apakah data tersebut di back-up tidak ? Diluar dugaan keraf,  staf tersebut menjawab bahwa data tidak ter back-up.

Menjawabi pertanyaan wartawan terkait data yang berada pada laptop tersebut, cipto lebih lanjut menjelaskan bahwa, yang ada pada laptop adalah data laporan kerja keuangan  setiap SKPD selama beberapa tahun. Cipto juga mengungkapkan kekecewaan terhadap staf yang tidak mem back-up data pada server  milik keuangan.

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus payong Boli  meminta aparat kepolisian segera mengungkap kasus pencurian dua unit laptop milik Keuangan Flores Timur. Menurutnya, kalau pencurian ini bermotif merusak Flores Timur maka di hukum seberat-beratnya.(dor)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini