Home / Flores & Lembata / Sekda Flotim Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Pimpinan Dan Anggota DPRD Flotim

Sekda Flotim Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Pimpinan Dan Anggota DPRD Flotim

501 Kali dibaca
Foto : Gedung DPRD Kabupaten Flores Timur

Bagikan Halaman ini

TIMURNTT.COM.LARANTUKA. Sekertaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda, Selasa 27 November 2018 menyampaikan permohonan maaf  kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Flores Timur saat  mengikuti  masa persidangan 1 Tahun sidang Kelima  di Aula sidang utama Gedung DPRD Flotim. Permohonan maaf Sekda, terkait pemberitaan yang dimuat pada salasatu media yang memberitakan bahwa Pemkab Flotim Lenyapkan Dana Pokir.

Dalam forum sidang tersebut, Sekda Flotim menggambarkan secara rinci terkait dari pertemuan dengan beberapa awak media di ruang kerjanya hingga pemberitaan pada salahsatu media online yang membuat judul bahwa  Pemkab Flotim Lenyapkan Dana Pokir.

Menurutnya, kemarin  26 November 2018 setelah sidang di  skors  dirinya kembali ke kantor.  Memang ada tiga wartawan yang  sedang menunggu di ruang lobi menunggu untuk menemui dirinya. Dalam pertemuan di ruang an Sekda mereka hanya mau ingin ketemu dan ngobrol, lalu mereka mempertanyakan adanya informasihn tentang postur APBD Flotim yang devisit. “Memang benar ada tiga teman wartawan yang menunggu untuk menemui saya, dan dalam pertemuan tersebut mereka mempertanyakan APBD Flotim yang mengalami devisit, jelas Sekda kepada forum sidang.

Ketika ada pertanyaan  menyentil soal dana Pokir, Sekda menjelaskan bahwa  dana pokir sudah melalui mekanisme perencanaan, yaitu melalui perencanaan aspiratif melalui mekanisme musrembang yang kemudian termuat dalam RKPD yang akhirnya menjadi  sebuah rancangan APBD. Sehingga dana pokir itu sesungguhnya ada dalam RKPD dan sekarang masuk RAPBD. “Saya cuma menjelaskan itu, dan saya juga tidak memberikan komentar panjang lebar karena memang pembicaraan kami berhenti disitu. “Namun kemudian ada salah satu media yang membuat berita dengan  judul kata LENYAP, maka pada forum ini saya menyampaikan perkataan minta maaf yang sungguh kepada pimpinan dan anggota DPRD Flotim.

BACA JUGA  Daniel Denil Bokol : Tolong Bebaskan Pendeta Simsoni Daud Patola

Menurut Sekda, dirinya tidak sedikitpun sentil tentang kata  lenyap, apalagi penjelasan lanjutan yang berhubungan dengan dana Pokir. Dengan pemberitaan tersebut dirinya  merasa kaget dan sangat terpukul, karena tidak ada ucapan yang menyatakan lenyap sesuai dengan pemberitaan yang dimuat salah satu media Online. Dengan  demikian dalam forum resmi tersebut, Sekda Flotim  memberikan klarifikasi bahwa,  terkait dengan penggunaan kata lenyap tidak disampaikan dalam diskusi lanjutan  serta  tidak ada pembicaraan lagi soal dana itu. “Saya menyampaikan minta maaf,  karena ini mencoreng perasaan pimpinan dan anggota DPRD, dan untuk kata lenyap  tidak ada dalam pembicaraan kami, jelas Sekda.

Pada forum pembahasan APBD yang dihadiri sebagian OPD, Sekda Flotim juga mengklarifikasikan bahwa, yang temuat dalam berita pada alinea terakhir tentang struktur APBD itu sesuai dengan data dari nota keuangan. Oleh karena  itu, dirinya menegaskan bahwa, tidak ada kalimat atau ucapan yang menyatakan lenyapkan dana pokir.  Dan kata lenyap bukan saya pribadi yang sampaikan tetapi wartawan yang mempelintir untuk menjadikan kalimat di headline seperti pada berita. “Sekali lagi saya sampaikan permintaan maaf, karena kata lenyap tidak pernah saya sampaikan dalam pertemuan tetapi dipelintir oleh wartawan itu sendiri, tutup Paulus Igo.(dor)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini